1. Latar Belakang Pasar: BKC dalam Formulasi Hapus
The global wipes market has experienced continuous growth in recent years. Product categories have expanded from basic cleaning wipes to tisu antibakteri, tisu desinfeksi, tisu perawatan pribadi, dan tisu penggunaan profesional.
In this context, the choice of bahan antimikroba in wet wipe formulations has become a critical factor for wipe manufacturers and brands.
Among various active ingredients, Benzalkonium klorida (BKC atau BAC) is widely used due to its:
Aktivitas antimikroba spektrum luas
Kompatibilitas formulasi yang baik
Efektivitas biaya
It is particularly valued in Solusi penghapusan khusus B2B, where performance, stability, and regulatory compliance are essential.

2. Apa itu Benzalkonium Klorida?
Benzalkonium Chloride is a Surfaktan kationik amonium kuaterner, often available as a mixture of alkyl chain lengths. Key properties include:
Sangat larut dalam air, cocok untuk cairan basuh
Menggabungkan aktivitas permukaan dengan fungsi antimikroba
Efektif pada konsentrasi rendah
Bau rendah dan warna ringan, membuatnya kompatibel dengan formulasi sapuk
These characteristics make BKC suitable both as an bahan antimikroba aktif and as a minor functional component in the formulation.

3. Mekanisme Antimikroba BKC dalam Wipes
BKC bekerja terutama dengan:
Mengganggu membran sel mikroba
Mengubah permeabilitas membran sel, menyebabkan kebocoran isi intraseluler
Denaturasi protein mikroba, menghambat pertumbuhan
BKC is particularly effective against Bakteri gram positif and shows activity against some Bakteri Gram Negatif, Jamur, dan Virus Enveloped. This makes it ideal for antibakteri dan desinfeksi tisu basah.
4. Aplikasi khas BKC dalam Wipes
4.1 Wipes Antibakteri dan Desinfeksi
BKC biasanya digunakan dalam tisu untuk:
Pembersihan tangan
Tisu antibakteri medis atau perawatan
Pembersih permukaan rumah tangga dan umum
Compared to alcohol-based wipes, BKC wipes are kurang mudah terbakar, tidak mudah terbakar, dan memberikan perlindungan antimikroba yang tahan lama, making them suitable for specific applications.
4.2 Wipes bayi dan kulit sensitif (formulasi konsentrasi rendah)
Sesuai dengan peraturan pasar, BKC dapat digunakan dalam:
Wipes bayi
Tukang tangan dan mulut
Wipes perawatan pribadi dewasa
These wipes typically use Konsentrasi BKC yang lebih rendah and are combined with pelembab dan agen menenangkan to balance antimicrobial efficacy and skin safety.
4.3 Penggunaan Industri dan Profesional Wipes
Di pasar B2B, BKC juga digunakan dalam:
Pembersih permukaan fasilitas perawatan kesehatan
Pembersih peralatan industri
Tisu desinfeksi kontak non-makanan
Here, formulation stabilitas, kinerja antimikroba yang tahan lama, dan skalabilitas are key considerations.

5. Pertimbangan Formulasi Kunci untuk Wipes BKC
5.1 Konsentrasi BKC yang direkomendasikan
Konsentrasi sebenarnya tergantung pada jenis produk dan peraturan pasar.
Typical effective concentration: 0.05% – 0.2%
Skin-contact wipes: ≤ 0.1%
Pembersihan permukaan: dapat disesuaikan dalam batas peraturan
5.2 Kompatibilitas dengan Bahan Formulasi Lainnya
Since BKC is a Surfaktan Kationik, attention is needed:
❌ Hindari surfactant anionik (dapat mengurangi efektivitas)
✅ Kompatibel dengan surfactant nonionik dan amfoterik
Bahan-bahan yang umum termasuk:
Humektan (gliserin, propilen glikol)
Agen chelating (EDTA-2Na)
Agen menenangkan (aloe vera, panthenol, allantoin)
A well-designed formulation ensures stabilitas dan kinerja antimikroba yang konsisten.
5.3 Kompatibilitas dengan Substrat Nonwoven
BKC wipes biasanya kompatibel dengan:
Nonwoven berbasis selulosa
Nonwoven poliester
Nonwoven komposit pulpa kayu
Manufacturers should test Rendam jangka panjang, adsorpsi, dan retensi bahan aktif to maintain product performance.
6. Kepatuhan peraturan untuk Wipes BKC
Untuk sapu berorientasi ekspor, penggunaan BKC harus mematuhi peraturan target pasar:
Indonesia: Use in disinfectant or cosmetic products depending on product type
Uni Eropa (EU): Regulated under BPR (Biocidal Products Regulation); requirements vary by intended use
Amerika Serikat (AS): Regulated by FDA / EPA depending on product classification
It is recommended that wipe manufacturers menyelaraskan desain formulasi dengan persyaratan peraturan di awal pengembangan produk.

7. Keuntungan dan Batasan BKC dalam Wipes
Keuntungan
Efek antimikroba spektrum luas pada konsentrasi rendah
Efektif biaya, cocok untuk produksi skala besar
Formulasi fleksibel untuk berbagai jenis sapu
Lebih lembut daripada sistem berbasis alkohol, tahan lama
Pembatasan
Efektivitas terbatas terhadap spora
Tidak kompatibel dengan surfactant anionik
Konsentrasi tinggi dapat menyebabkan iritasi kulit, membutuhkan kontrol dosis yang hati-hati
8. Kesimpulan: Formulasi Profesional Mendorong Kesuksesan Produk Hapus
As wet wipes continue to evolve in functionality, Benzalkonium Klorida tetap menjadi bahan utama dalam formulasi penyapu cair. Successful application depends on:
Desain formulasi rasional
Kompatibilitas dengan substrat nonwoven
Kepatuhan peraturan di target pasar
As a spesialis B2B pemasok formulasi cairan basah, we offer:
Custom BKC menghapus formulasi
Panduan peraturan khusus pasar
Solusi siap produksi yang stabil dan dapat diskalakan
Contact us to develop tisu basah yang lebih aman, lebih stabil, dan kompetitif di pasar with our technical expertise.
id
English
USA
西班牙语
俄罗斯
葡萄牙
巴基斯坦
尼日利亚
孟加拉
墨西哥
越南
日本
韩国
